Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Iklan Semua Halaman

Liputan Terkini, Banjir Yang Menggenangi Wilayah Samarinda

Hari Raya Idul Fitri Banjir Menggenangi Samarinda Berita24.com -Ditengah suasana kegembiraan merayakan idul fitri 1440 hijriyah, banjir ...

Hari Raya Idul Fitri Banjir Menggenangi Samarinda
Berita24.com-Ditengah suasana kegembiraan merayakan idul fitri 1440 hijriyah, banjir melanda di sebagian kota Samarinda. Dalam empat hari banjir semakin meluas,  awalnya banjir hanya di wilayah Samarinda Utara, hingga kini air juga menggenangi sudut-sudut kota, bahkan jalan protokol Gatot Subroto.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Samarinda utara Taufik Rahman menjelaskan, “Samarinda Utara menjadi kawasan terparah akibat banjir. Perumahan Bengkuring bahkan ada yang mencapai ketinggian 1,5 meter yang mengakibatkan warga mengungsi. Kawasan amal usaha Muhammadiyah di komplek Istiqomah juga tidak luput dari banjir dengan air yang cukup deras. Jumat beberapa kawasan Bengkuring  ada yang terkena banjir dan ahad 9 juni menjadi hampir menyeluruh di Samarinda Utara ,” ujarnya.

Perumahan Griya mukti. Kawasan gunung Lingai, kawasan Pemuda yang meliputi Jalan pemuda I, II, III dan IV, Jalan kesehatan, Jalan Gelatik, Jalan Panjaitan bagian dalam dan beberapa titilk daerah yang dekat dengan bantaran Sungai Karang Mumus  tak luput menjadi terjangan banjir. Ribuan rumah terendam  banjir. Curah hujan yang deras dengan durasi lama serta meluapnya bendungan waduk Benanga dianggap menjadi penyebab utama.
DR. Kholik Hidayah, wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur yang membidangi kebencanaan dan lingkungan hidup menghimbau masyarakat terutama warga Muhamamdiyah untuk saling membantu warga yang terkena dampak banjir.

Relawan Muhammadiyah Kalimantan Timur yang juga pernah terjun dibeberapa lokasi bencana nasional seperti Gempa Lombok dan Tsunami di Palu  segera bergerak dan merespon untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak banjir. Koordinator relawan Eko Dedy Novianto dan Pemuda Muhamamadiyah Samarinda menyiapkan masa tanggap darurat selama tiga hari terhitung ahad (9-11 Juni).

Kontributor Uzni Gumbira

Iklan Halaman Depan